Rabu, 10 April 2013

cerpen lucu^_^


Kisah santri ngerjain setan
Dalam pengajian mengenai setan dan iblis, ustadz alex sesekali memasukkan unsur humor dalam pengajianya. Humor itu umumnya turun temurun yang juga ia terima saat menjadi santri di pondok pesantren al asyiQ .
Inti dalam pengajian itu umumnya menerangkan bahwa perbuatan baik adalah perbuatan yang di sukai alloh SWT. namun di benci setan.
Sebaliknya, perbuatan jelek di benci alloh tapi di sukai setan
            Ustalex :”nah, kalian pasti tidak tau kanapa perbuatan yang tidak di sukai alloh dan tidak di sukai setan juga…?”
            Para santri kelas 3 tsanawiah yang polos dan lucu-lucu itu semuanya terdiam. Tapi suroso tiba-tiba nyeletuk.
            Suroso :”saya tau tadz. Mudahlah itu, sudah banyak yang tau kok “.
            Ustadz alex kaget. Tiap tahun ia mengajar kelas 3 tsanawiah tak ada satu pun santri yang tau jawaban pertanyaanitu.
            Ustadz alex :”ayo, apa coba?”
            Suroso tersenyum.
            Suroso:” menyelingkuhi istri setankan tadz ?hehehe…………”
            Ustadz alex :hehehe………” salah !!”
            Suroso :’’salahtadz’’adodohSoro.
            Ustadz alex :”iya, kamu belum makomnya menjawab dengan jawaban itu. Yang benar adalah :”MENCURI MAENAN ANAK SETAN”heheheh……….betulkan?”
            Para santri tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban itu. Suroso hanya tersenyum. Karena gagal menjadi santri paling tau dalam kesempatan itu.
            Ustadz alex :” nah,  sekarang kalian pasti belum pernah mendengar pertanyaan ini.    logika lo…! Apa coba perbuatan yang di sukai alloh dan juga di sukai setan !”
            Para santri yang di Tanya kembali terbengong- bengong mendengar pertanyaan itu. Suroso juga terbengong karna ia yang rajin membaca buku-buku humor, belum pernah pula manemui pertanyaan semacam itu.
            Para santri:”nyerah, tadz .apa jawabanya?”
            Ustadzalex:” hehehe jawabanya adalah MEMASUK KAN ANAK SETAN KE PESANTREN !!!betulkan hehehe…………”
            Para santri saling pandang
            Suroso:”sebenarnya kurang lucu, tadz. Lagi pula mana ada setan yang senanganya masuk pesantren. Tapi gak  papa dech bias juga. Tawa kembali membahana dalam pengajian itu .
            Ustadz alex ahirnya mengahiri pengajian dengan mengucapkan hamdalah.
Tetapi sebelum pergi ia berpesan: ”tapi ingat ya perbuatan-perbuatan yang tidak di sukai setan yang sudah saya terangkan tadi. Nanti di ujian ahir itu akan  dipertanyakan.”
            Para santri :” baik ustadz”.
            Para santri pun bubar dan satu persatu mencium tangan ustadz alex.
            Beberapa hari setelah pengajian itu muncul desas-desus yang tak sedap mengenai suroso.Ia menurut sahabatnya, sering di dapati tak mengucapkan basmalah saat hendak makan.
Ia tampak langsung tancap saja. Ustadz alex yang  mendengar gossip tersebut merasa tak enak karna menurut santri-santrinya suroso melakukan itu karna mengikuti ajaran dari ustadz alex
            Tentu saja ustadz alex merasa aneh. Seingatnya ia tak pernah mengajarkan itu kepada suroso .hal itu juga tak tertulis dalam kitab-kitab yang ia pakai sebagai bahan ajar santri. Ia ahirnya menyelidiki sendiri. Saat waktu makan tiba, ia ikut makan baersama para santri . dan ia sengaja duduk bersama suroso.
            Suroso:”tumben tadz, makan bersama kami,”
            Ustadz alex:”ia nich, kangen aja ma kalian.”
            Suroso:”o,ustadz memang guru yang sayang sama muridnya.”
            Ustadz alex :”ia dong!! Udah ayo kita makan .”
            Saat akan memasukkan nasi ke dalam mulut, ustadz alex melafalkan basmalah. Begitu juga para santri lainya. Hanya suroso yang tak berbisik atau menggerakkan mulut dalam membaca basmalah . ustadz alex langsung di sergap perasaan tak nyaman. Ternyata benar apa yang  di katakana para santrinya mengenai suroso. Namun ia menahan diri untuk tak lansung menegur.
            Namun saat akan minum suroso tampak mengucapkan basmalah. Bahkan ia sengaja mengucapkan keras-keras .”bismillahirohmanirohim…….” ujar suroso.
            Ustadz:” lo, tadi pas mau makan kamu kok nggak membaca basmalah, sur?”
            Suroso :”oo, itu ada alasanya , tadz “
            Ustadzalex :”apa alasanya ?”
            Suroso:”jadi begini .kan ustadz bilang kalau kita makan tidak membaca basmalah , setan akan turut makan bersama kita. Nah, saya tadi tak membaca basmalah karena sengaja biar setan turut makan bersama saya .tapi pas minum, saya baca basmalah, biar setan tak turut serta.ai hi hihi.

Nah itulah, cara saya mengerjain setan. Kalau makan gak minum kan seret, tadz hehehe………..”
            Ustdz alex yang tadinya sudah mempersiapkan nasehat bahkan teguran keras bagi suroso tak bias menyembunyikan senyumnya. Ada-ada saja ternyata pemikiran santriku yang satu ini. Saat ustadz alex masih senyum-senyum,  suroso langsung berkata.
            Suroso:”hehehehee………. Jangan khawatir tadz. Saya baca basmallah kok dalam hati”.
            Ustadz alex tak bias berkata apa-apa .ia hanya mengusab-ngusab kepala suroso dengan sayang.
Sekian
(my brother^_^)
                                                                                                                                  






Tidak ada komentar:

Posting Komentar