Kisah santri ngerjain setan
Dalam
pengajian mengenai setan dan iblis, ustadz alex sesekali memasukkan unsur humor
dalam pengajianya. Humor itu umumnya turun temurun yang juga
ia terima saat menjadi santri di pondok pesantren al asyiQ .
Inti dalam
pengajian itu umumnya menerangkan bahwa perbuatan baik adalah perbuatan yang di
sukai alloh SWT. namun di benci setan.
Sebaliknya,
perbuatan jelek di benci alloh tapi di sukai setan
Ustalex :”nah, kalian pasti tidak
tau kanapa perbuatan yang tidak di sukai alloh dan tidak di sukai setan juga…?”
Para santri kelas 3 tsanawiah yang
polos dan lucu-lucu itu semuanya terdiam. Tapi suroso tiba-tiba nyeletuk.
Suroso :”saya tau tadz. Mudahlah itu,
sudah banyak yang tau kok “.
Ustadz alex kaget. Tiap tahun ia mengajar
kelas 3 tsanawiah tak ada satu pun santri yang tau jawaban pertanyaanitu.
Ustadz alex :”ayo, apa coba?”
Suroso tersenyum.
Suroso:” menyelingkuhi istri setankan
tadz ?hehehe…………”
Ustadz alex :hehehe………” salah !!”
Suroso :’’salahtadz’’adodohSoro.
Ustadz alex :”iya, kamu belum makomnya
menjawab dengan jawaban itu. Yang benar adalah :”MENCURI MAENAN ANAK
SETAN”heheheh……….betulkan?”
Para santri tertawa terbahak-bahak mendengar
jawaban itu. Suroso hanya tersenyum. Karena gagal menjadi santri paling tau
dalam kesempatan itu.
Ustadz alex :” nah, sekarang kalian pasti belum pernah mendengar pertanyaan
ini. logika lo…! Apa coba perbuatan
yang di sukai alloh dan juga di sukai setan !”
Para santri yang di Tanya kembali terbengong-
bengong mendengar pertanyaan itu. Suroso juga terbengong karna ia yang rajin membaca
buku-buku humor, belum pernah pula manemui pertanyaan semacam itu.
Para santri:”nyerah, tadz .apa jawabanya?”
Ustadzalex:” hehehe jawabanya adalah
MEMASUK KAN ANAK SETAN KE PESANTREN !!!betulkan hehehe…………”
Para santri saling pandang
Suroso:”sebenarnya kurang lucu,
tadz. Lagi pula mana ada setan yang senanganya masuk pesantren. Tapi gak papa dech bias juga. Tawa kembali membahana dalam
pengajian itu .
Ustadz alex ahirnya mengahiri pengajian
dengan mengucapkan hamdalah.
Tetapi
sebelum pergi ia berpesan: ”tapi ingat ya perbuatan-perbuatan yang tidak di
sukai setan yang sudah saya terangkan tadi. Nanti di ujian ahir itu akan dipertanyakan.”
Para santri :” baik ustadz”.
Para santri pun bubar dan satu persatu
mencium tangan ustadz alex.
Beberapa hari setelah pengajian itu muncul
desas-desus yang tak sedap mengenai suroso.Ia menurut sahabatnya, sering di
dapati tak mengucapkan basmalah saat hendak makan.
Ia tampak
langsung tancap saja. Ustadz alex yang mendengar gossip tersebut merasa tak enak karna
menurut santri-santrinya suroso melakukan itu karna mengikuti ajaran dari ustadz
alex
Tentu saja ustadz alex merasa aneh.
Seingatnya ia tak pernah mengajarkan itu kepada suroso .hal itu juga tak tertulis
dalam kitab-kitab yang ia pakai sebagai bahan ajar santri. Ia ahirnya menyelidiki
sendiri. Saat waktu makan tiba, ia ikut makan baersama para santri . dan ia sengaja
duduk bersama suroso.
Suroso:”tumben tadz, makan bersama
kami,”
Ustadz alex:”ia nich, kangen aja ma
kalian.”
Suroso:”o,ustadz memang guru yang
sayang sama muridnya.”
Ustadz alex :”ia dong!! Udah ayo kita
makan .”
Saat akan memasukkan nasi ke dalam mulut,
ustadz alex melafalkan basmalah. Begitu juga para santri lainya. Hanya suroso
yang tak berbisik atau menggerakkan mulut dalam membaca basmalah . ustadz alex langsung
di sergap perasaan tak nyaman. Ternyata benar apa yang di katakana para santrinya mengenai suroso.
Namun ia menahan diri untuk tak lansung menegur.
Namun saat akan minum suroso tampak mengucapkan
basmalah. Bahkan ia sengaja mengucapkan keras-keras .”bismillahirohmanirohim…….”
ujar suroso.
Ustadz:” lo, tadi pas mau makan kamu
kok nggak membaca basmalah, sur?”
Suroso :”oo, itu ada alasanya , tadz
“
Ustadzalex :”apa alasanya ?”
Suroso:”jadi begini .kan ustadz bilang
kalau kita makan tidak membaca basmalah , setan akan turut makan bersama kita.
Nah, saya tadi tak membaca basmalah karena sengaja biar setan turut makan bersama
saya .tapi pas minum, saya baca basmalah, biar setan tak turut serta.ai hi hihi.
Nah
itulah, cara saya mengerjain setan. Kalau makan gak minum kan seret, tadz hehehe………..”
Ustdz alex yang tadinya sudah mempersiapkan
nasehat bahkan teguran keras bagi suroso tak bias menyembunyikan senyumnya.
Ada-ada saja ternyata pemikiran santriku yang satu ini. Saat ustadz alex masih senyum-senyum,
suroso langsung berkata.
Suroso:”hehehehee………. Jangan khawatir
tadz. Saya baca basmallah kok dalam hati”.
Ustadz alex tak bias berkata apa-apa
.ia hanya mengusab-ngusab kepala suroso dengan sayang.
Sekian
(my brother^_^)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar